Agar internet cepat, pembangunan fiber optik perlu dimaksimalkan

20 Juli 2018

Merdeka.com - Secara teknis, internet bisa dijalankan melalui mobile broadband dan fixed broadband (fiber optik). Keduanya memiliki keunggulan masing-masing.

Menurut Sekjen Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII), Irwin Day, dari keduanya itu, akses internet lebih cepat secara maksimal dan stabil bisa dilakukan dengan fiber optik. Dalam hal ini bukan berarti menyampingkan keunggulan mobile broadband.

"Kalau mau internet cepat, fiber optik harus digelar. Nggak hanya mobile broadband. Semua punya keunggulan. Tetapi, yang namanya frekuensi kan ada batasnya," kata Irwin saat ditemui usai acara diskusi yang diselenggarakan oleh Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI).

Maka itu, agar bisa merasakan akses internet yang cepat, penggelaran infrastruktur fiber optik pun harus dilakukan. Sayangnya, ketika hal itu dilakukan, masih banyak kendala yang terjadi di lapangan. Seperti halnya soal perizinan.

Dikatakannya, merujuk pada Peraturan Presiden (PerPres) Nomor 96 tahun 2014 tentang Rencana Pita Lebar Indonesia 2014-2019 ada sejumlah target yang dicanangkan, termasuk penggelaran infrastruktur. Tetapi jika kondisi di lapangan seperti perizinan belum dimudahkan, maka target tersebut akan sulit terpenuhi.

"Banyak macam-macam kendala, seperti penggalian butuh izin yang di setiap kota berbeda kebijakannya. Itu lumayan menghambat. Seharusnya urusan yang seperti ini pemerintah pusat turun tangan standarnya izinnya. Jangan di atas dapat izin, tapi di bawah dilepas," ungkap dia.

Di sisi lain, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara pernah menyampaikan pada medio 2016 lalu bahwa pemerintah Indonesia tengah fokus dalam pembangunan fixed broadband untuk penyediaan akses telekomunikasi nasional.

"Sekarang kami fokus pada fixed broadband karena lebih sulit dan menantang dibandingkan dengan mobile broadband," jelas Rudiantara seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

Oleh karena itu, Menteri Kominfo menyatakan pemerintah fokus untuk menjalankan Program Palapa Ring. Program proyek pembangunan jaringan serat optik nasional itu menargetkan pada Januari 2019 seluruh kota besar dan kabupaten di Indonesia harus terhubung melalui broadband.

Hanya saja, untuk dapat mendistribusikannya ke rumah-rumah, dibutuhkan kontribusi penyelenggara jaringan. Hal ini yang menjadi persoalan karena masih terkendala dengan perizinan.

sumber : https://www.merdeka.com/teknologi/agar-internet-cepat-pembangunan-fiber-optik-perlu-dimaksimalkan.html 

BERITA TERKAIT




Baca juga
20 Juli 2018
Pengertian dan Jenis-Jenis Kabel Patchcord
Pengertian dan Jenis-Jenis Kabel Patchcord

20 Juli 2018
Apa itu Kabel Fiber Optic?
Apa itu Kabel Fiber Optic?

20 Juli 2018
Produksi Serat Optik, Jantung Pembangunan Infrastruktur TIK
Produksi Serat Optik, Jantung Pembangunan Infrastruktur TIK

20 Juli 2018
Pengertian Fiber Optik Dalam Jaringan
Pengertian, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan Fiber Optik Dalam Jaringan

12 Juli 2018
Jual ODP 24 Core di Pamulang | Hub 081233251299
ODP 24 Core Complete (No Brand)

Pembayaran

    Bank Mandiri : 1640002493668 A/n Indah Natalia

    Bank BCA : 4970789931 A/n Aprizal

Customer Services

Tentang Kami

© 2018 www.aistecno.com